Pages

Showing posts with label Movie Review. Show all posts
Showing posts with label Movie Review. Show all posts

Wednesday, 26 May 2021

ARMY OF THE DEAD (2021)

Review Army of The Dead 2021


Setelah kita menyaksikan bersama Justice League vesi Synder Cut yang sepertinya berhasil menebus dosa Justice League versi tambal sulam nya Joss Whedon, Zack Snyder patut masuk lagi ke dalam pantauan saya.

 


Setelah Zack Snyder sukses menyajikan film bergenre Zombie Apocalypse di tahun 2004 melalui Dawn of The Dead yang juga merupakan salah satu film Zombie favorit saya selain I am Legend (2007), World War Z (2013) dan Train to Busan (2016) , Army of The Dead masuk ke dalam list wajib nonton tahun ini.

 

Di Pengembangan Film nya sendiri sudah dimulai dari 2007 oleh Warner Bros tapi selalu menemui masalah dalam proyeknya , yang akhirnya diambil alih oleh Netflix di tahun 2019. Netflix langsung bergegas menunjuk Zack Snyder sebagai sineas yang akan menjadi sebuah proyek sentimentil dan juga nostalgia bagi Zack Snyder dengan budget produksi yang mencapai US$ 90 juta.

 

Army of The Dead sendiri akhirnya dirilis 25 May 2021 di Netflix.

Siapa aja sih cast nya, untuk tokoh sentral nya sendiri ada Dave Bautista Mantan pegulat Professional yang sedang berada di jalur tepat untuk mengikuti The Rock Dwayne Johnson di dunia Hollywood setelah menjadi Drax di Marvel Cinematic Universe dan sempat duel dengan Iko Uwais di Stuber (2019) yang uniknya Dave Bautista menolak ikut bagian di sequel Suicide Squad yang digawangi oleh James Gunn untuk memilih ikut di proyek Army Of The Dead. Dave sendiri menjadi Scott Ward seorang tentara bayaran yang berpengalaman dalam menghadapi Zombie namun sekarang menjadi pembolak-balik burger. Lalu ada Ella Purnell sebagai Kate Ward istri Scott Ward yang menjadi Zombie dan terpaksa dibunuh oleh Scott, Omari Hardwick  sebagai  Vanderhoe teman baik dari Scott Ward, Ana de la Reguera  sebagai  Maria Cruz gebetan Scott Ward tapi lebih sering di-Ghosting, Theo Rossi sebagai Burt Cummings petugas karantina yang ga penting banget, Matthias Schweighöfer  sebagai  Ludwig Dieter yang bakal bantuin buka brankas, Nora Arnezeder  sebagai  Lily anak Scott yang menurut saya cukup menurunkan intensitas klimaks dalam film, Hiroyuki Sanada  sebagai Bly Tanaka Bos yang order Scott dan teman-teman, Tig Notaro sebagai Marianne Peters pilot helikopter gaek yang melakukan apapun demi uang, Raúl Castillo  sebagai  Mikey Guzman content creator yang jago nembak juga dan deretan cast lain nya.

Plot nya sendiri mirip mirip Train to Busan: Peninsula (2020), dimana Bly Tanaka menawarkan sebuah pryek kepada Scott Ward dengan tujuan mengambil uang yang ada di brankas salah satu casino di Las Vegas. Las Vegas sendiri sudah menjadi Zona Merah Zombie setelah insiden, kaburnya Zombie dari paket berjalan yang diantar oleh tentara Amerika di Area 51 dan seketika mengubah Las Vegas jadi daerah kekuasaan Zombie dan pimpinan mereka yaitu Alpha Zombie. Scott pun mulai merekrut teman-teman nya yang sama berpengalaman dengan dirinya dan dia melihat sebagai jalan terbaik untuk mendaptkan uang dan memulai awalan baru nya dengan anak nya Lily.

 


Secara Sinematografis dan penyajian efek, kita akan merasakan style dan vibe dari Zack Snyder yang ada di kursi Sutradara yang cukup handal meracik scene demi scene. Belum lagi di bagian awal film yang memperlihatkan flashback ciamik dari event sebelumnya dimana Scott Ward dan teman-teman berhasil dalam misinya. Namun di tengah film, terasa ritme film mengendor dan mulai memasukan jokes ataupun adegan yang menurut saya tidak perlu dan mengganggu perjalanan ke klimaks film itu sendiri. Hadir nya Lily yang berjiwa sosial mengganggu keasikan menonton Army of the Dead, yang menurut saya bisa dinikmati dengan tingkat intensitas yang sama dengan 300 (2006). Dari segi pengembangan karakter sendiri sedikit sekali mendapatkan porsi melihat film ini panjang durasi nya mencapai hampir 2.5 jam seharusnya lebih dari cukup untuk eksplorasi karakter yang lebih dalam bahkan tidak cukup waktu untuk melihat Vanderhoe menggunakan gergaji listrik yang ditenteng kemana-mana.

Zack Synder juga siap merilis series versi animasi : Army of The Dead : The Lost Vegas serta Army of The Thieves di Netflix tentunya.




Setelah Netflix sukses dengan series Money Heist atau Casa de Papel sepertinya film Zombie pun cocok diinfuse dengan genre Heist

Untuk nilai saya memberikan di 7.5 dari 10

-MAL-

Tuesday, 17 April 2018

FREE! - TIMELESS MEDLEY - THE BOND FREE! TIMELESS MEDLEY Review 2018




Detail Film
Judul : FREE! - TIMELESS MEDLEY - THE BOND
 FREE! TIMELESS MEDLEY
- 绊
Direktur : Eisaku Kawanami 河浪荣作
Pengisi Suara : Nobunaga Shimazaki 岛﨑信长, Tatsuhisa Suzuki 铃木达央,
 Tsubasa Yonaga 代永翼, Daisuke Hirakawa 平川大辅, Mamoru
 Miyano 宫野真守
Genre : Animasi
Bahasa : Bahasa Jepang dengan subtitle Bahasa Inggris dan
 Bahasa Indonesia
Rating : 13 +
Runtime : 95 Menit
Trailer : https://www.youtube.com/watch?v=F8YtmhsmqSM



Free! adalah sebuah serial anime televisi popular yang dibuat setelah Novel High Speed 
karya Koji Oji, mendapatkan penghargaan pada Penghargaan Animasi Kyoto yang ke 5. 
FREE! menceritakan Grup Renang SMA Iwatobi dan Akademi Samezuka. FREE! –
TIMELESS MEDLEY terdiri dari kompilasi 2 film, berisikan adegan pilihan dan cuplikan 
baru dari serialnya.
Bagian pertama yang berjudul FREE! – TIMELESS MEDLEY – BOND akan dirilis pada 
tanggal 18 April di bioskop CGV, Cinemaxx, Platinum dan Flix, dan akan berfokus pada 
siswa SMA tingkat tiga, Haruka Nanase dari Klub Renang Iwatobi, seorang perenang 
gaya bebas berbakat yang belum menentukan masa depannya setelah kelulusan. Pada 
bagian kedua FREE ! TIMELESS MEDLEY – THE PROMISE, yang rencananya akan dirilis 
di pertengahan tahun 2018, berfokus pada masa kanak-kanak teman Haruka, Rin 
Matsuoka dari Akademi Samezuka dan mimpinya untuk merambah level dunia.
Kompilasi film ini akan berpuncak di film ketiga FREE! – TAKE YOUR MARKS, yang akan 
rilis pada tahun ini juga. Cerita ini meliputi Haruka dan teman – teman saat mereka 
memulai tahap berikutnya dalam kehidupan mereka setelah kelulusan.



Empat tahun lalu, serial anime Free! dimulai. Awalnya, tim produksi ingin 
menggambarkan kehidupan sekelompok remaja. Setelah dipikirkan kembali, beberapa 
kenangan tidak dapat tergantikan. Sehingga pada tahun 2017, Free! “diaktifkan” 
kembali.
Kenapa Free! sekarang? Kenapa Free! penting pada saat dan usia ini?
Kita sering kali merasa tidak pasti mengenai masa depan kita dan akhirnya kita 
menyadari bahwa diri kita tidak tau apa yang harus diyakini. Banyak remaja saat ini yang 
berjuang untuk mengerti diri mereka sendiri dan dalam prosesnya, mereka juga 
kehilangan kepercayaan diri mereka. Dengan cara yang mereka sukai dan yakini, remaja-
remaja ini bekerja keras untuk mempertahankan hal penting dalam hidup mereka dan 
mengatasi tantangan untuk mengukir masa depan mereka sendiri. Kami berharap para 
penonton dapat melihatnya hal ini dalam karakter Haruka, Rin dan yang lainnya. 
Adalah penting untuk tetap mempertahankan harapan dan kepercayaan diri pada 
sekarang ini, dan kami berharap para penonton dapat merasakan hal tersebut dalam 
film ini.
Melalui serial Free!, kami berharap dapat “me-reboot” diri kita dengan karakter ini dan 
tumbuh bersama dengan mereka. Mimpi mereka, perjalanan mereka untuk menjadi 
dewasa dan juga keindahan tubuh mereka dapat dinikmati pada film ini. Apalagi yang 
bisa diharapkan dari film ini? Silahkan nonton di bioskop.



Di musim panas terakhir sebelum kelulusan, Haruka Nanase (suaranya 
diisi oleh Nobunaga Shimazaki 岛﨑信长), siswa tingkat tiga di SMA Iwatobi, 
mendapati dirinya tersesat dan tidak yakin tentang masa depannya setelah 
kelulusan. Seorang perenang gaya bebas berbakat, namun dia masih 
bimbang akan keinginannya untuk menjadi perenang professional karena hal tersebut 
berlawanan dengan keyakinannya.Haruka memutuskan untuk berenang pada pertandingan nasional untuk terakhir kalinya dengan rekan se-timnya Makoto Tachibana (suaranya diisi oleh Tatsuhisa Suzuki 铃木达央), Nagisa Hazuki (Tsubasa Yonaga 代永翼) dan Rei Ryugazaki (suaranya diisi olehDaisuke Hirakawa 平川大辅) dari the Klub Renang Iwatobi 岩鸢高中游泳部. Rekan se-timnya menyadari perubahan pada Haruka, dia 
terlihat seperti kehilangan semangat untuk berenang gaya bebasnya yang sangat dia gemari.Khususnya Makoto, yang sangat khawatir pada Haruka, tetapi kesalahpahaman tumbuh diantara mereka dan itu terjadi saat mendekati kejuaraan nasional.

Karakter
Haruka Nanase 七 瀬 遥 
(Suaranya diisi oleh Nobunaga Shimazaki 岛﨑信长) Seorang Wakil Kapten Klub Renang Iwatobi dan seorang perenang gaya bebas berbakat. Haruka merasakan adanya ikatan yang dalam dengan air, dan ia dapat berenang dengan mudah karena dia menikmati hal tersebut. Bakat dan keindahan gayanya dalam berenang telah menarik perhatian banyak orang. Tapi dia menahan diri untuk menjadi perenang kompetitif profesional karena hal tersebut bertentangan dengan keyakinannya. 

Makoto Tachibana 橘真琴 
(Suaranya diisi oleh Tatsuhisa Suzuki 铃木达
央)
Makoto adalah siswa SMA tingkat 3 dan Kapten Klub Renang Iwatobi dengan keahlian khususnya gaya punggung. Dia sangat dekat dengan Haruka sejak masih kecil dan sangat khawatir dengan Haruka yang sama sekali tidak memikirkan masa depannya 
setelah kelulusan. 

Nagisa Hazuki 叶月渚 
(Suaranya diisi Tsubasa Yonaga 代 永翼) 
Bendahara Klub Renang Iwatobi, Nagisa adalah seorang siswa tingkat dua yang polos dan ceria. Keahliannya adalah gaya dada. Nagisa berharap agar suatu hari nanti dia dapat berenang seperti Haruka, saat melihat keindahan gaya bebas Haruka.


Rei Ryugazaki 龙崎怜 
(Suaranya diisi Daisuke Hirakawa 平川大辅) Sebelumnya Rei adalah seorang anggota tim lari, namun akhirnya dia bergabung ke Klub Renang Iwatobi dan juga sebagai sekretaris klub. Seperti halnya Nagisa, dia juga terinspirasi oleh Haruka. Keahliannya adalah gaya kupu-kupu. Dia dan Nagisa selalu membuat kegaduhan di dalam tim.

Rin Matsuoka 松冈凛 
(Suaranya diisi oleh Mamoru Miyano 宫 野真
守) 
Kapten dari Akademi Berenang Samezuka 鲛柄学院, Rin adalah teman kecil Haruka dan menjadi lawan tangguh pada setiap turnamen renang. Rin, selalu mengagumi Haruka setelah pernah kalah melawannya. Seperti halnya Makoto, dia ingin menolong Haruka untuk menemukan mimpi dan tujuan untuk masa depannya.


Film nya seru  bagus banget buat di tonton sm semua kalangan khususnya remaja.
Film nya bercerita tentang kehidupan di masa menjelang kelulusan di SMA.  Dimana masa SMA adalah masa dimana kita sering merasa takut, ragu akan masa depan kita dan kita tidak tau apa yang harus dilakukan untuk langkah berikutnya setelah kehidupan sekolah berakhir.
Banyak banget remaja sekarang berjuang untuk mengerti diri mereka sendiri, banyak juga yang kehilangan kepercayaan diri mereka. Sehingga membuat mereka bertingkah dengan cara yang mereka sukai. 
Padahal sebenarnya mereka membutuhkan bantuan untuk meyakinkan diri mereka untuk mempertahankan hal penting dalam hidup mereka seperti mimpi, cita" & harapannya.
Mereka juga membutuhkan bantuan untuk mengatasi tantangan dalam mencapai tujuan masa depan mereka sendiri. Betapa pentingnya untuk tetap mempertahankan harapan dan kepercayaan diri mereka.
Pesan moral yang terdapat di film ini tersampaikan dengan baik & mampu diterima.

Warm Regards, 



Iyana 😊😊

Sunday, 4 February 2018

Narratage (Review 2018) part 2

Film garapan Isao Yukisada ini menceritakan tentang seorang mahasiswa di Universitas Negeri yang menerima telepon dari Takashi Hayama (diperankan Jun Matsumo), penasihat sekaligus mantan gurunya di klub drama saat SMA.
Mau tau kelanjutan ceritanya? Ssst... ga akan spoiler banyak biar makin penasaran.
Film yang bergenre Drama and Romance ini cocok banget buat para pencinta film romantis.
Karena tentang love hate relationship. Cinta mendalam seorang guru terhadap siswi.
Pemilihan peran dan karakter sudah baik.
Tapi buat alur cerita yang  flashback ditambah perpindahan scene yang kurang ciamik membuat yang menonton film ini kebingungan.
Penonton harus benar-benar fokus menonton agar mudah mengerti film ini.
Buat hasil review kali ini
Overall: 3/5
Story: 3/5
Bella


Saturday, 3 February 2018

Narratage (Review 2018)




Review film Narratage
Film Narratage diadaptasi dari novel berjudul "Narataju" karya Rio Shimamoto. Ceritanya mengisahkan asmara antara seorang guru SMA dan mantan siswinya, dengan latar klub drama tempat mereka berjumpa. Kisah bermula ketika seorang mahasiswi tahun kedua bernama Izumi Kudo menerima telepon dari Takashi Hayama, guru SMA-nya yang juga berperan sebagai penasehat klub drama. Takashi memintanya untuk ambil bagian dalam sebuah sandiwara kelulusan. Izumi pun mengenang kembali perasaannya pada Takashi yang sempat dipendam. 

Dengan kembalinya ia untuk membantu sandiwara kelulusan di SMA, mereka berjumpa untuk pertama kali setelah berpisah selama dua tahun.
Di awal cerita kita akan disuguhi dengan alur cerita maju mundur. Jika kita tidak fokus saat menonton, saya jamin tidak akan mengerti alur ceritanya karena tidak adanya kejelasan alur demi alur yang ditayangkan. Alur cerita tersebut menayangkan beberapa scene dalam beberapa waktu yang berbeda. Kilas balik tersebut begitu membingungkan penonton.
Dalam pemilihan karakter, saya rasa sudah cukup baik. Kasumi Arimura sebagai Izumi Kudo sukses menarik penonton ke dalam kebimbangan cintanya. Kentaro Sakaguchi, pemeran Reiji Ono, pacar Kudo yang seumuran juga cukup menarik perhatian, dia baik akan tetapi terkadang dia memiliki sifat posesif seperti anak muda pada umumnya yang dapat dikatakan terlalu berlebihan. 


Sang guru yang diperankan oleh Jun Matsumoto menampilkan seorang guru yang baik dan pengayom bagi murid-muridnya meskipun kadang sifatnya yang tidak memiliki pendirian terkadang membuat jengkel penonton.
Film ini sebenarnya bagus dan sayang untuk dilewatkan karena ada beberapa makna tentang cinta yang begitu mendalam dalam film ini yang ingin disampaikan oleh sang sutradara, akan tetapi pengarahan skenario dan penempatan adegannya yang terkesan tidak melakukan pendekatan yang baik, menyebabkan para penonton kurang memberikan simpati pada tiap karakter. Over all, film ini masih cukup layak untuk ditonton mengisi waktu luang kalian.



3/5
Mega

Monday, 18 September 2017

Tokyo Ghoul Live Action Review-2017

Tokyo Ghoul Live Action Review




Tokyo Ghoul merupakan salah satu manga dan anime yang terkenal dalam beberapa tahun terakhir. Dengan boomingnya Tokyo Ghoul maka di buatlah live action yang di adaptasi dari cerita manga dan animenya. Saya sebagai pengemar Tokyo Ghoul di anime maupun manga pun penasaran dengan gambar dan cerita yang akan di buat di live action, seperti yang kita tahu Tokyo Ghoul sering menampilkan darah manusia atau bahkan adegan2 sadis di anime ataupun di manga. Dan ini membuat saya penasaran seperti apa yang akan di perlihatkan di versi Live action.

Awal dari film ini menceritakan transformasi yang akan di alami oleh Ken Kaneki menjadi seorang half human dan half ghoul serta bertemu dengan musuhnay CCG ( Mado dan Amon). Dengan versi Live action yang hanya berdurasi kurang lebih 2 jam, banyak adegan2 yang di percepat atau di lewati di bandingkan dengan versi animenya. namun hal ini tidak mengurangi inti dari cerita Tokyo Ghoul. Contohnya seperti Kaneki yang akan berhadapan dengan Amon dari CCG, di versi lainnya Kaneki akan lebih terlihat pengecut di bandingkan dengan versi Live Action namun ini tidak mengurangi inti dari cerita Tokyo Ghoul.

Secara umum, saya terkesan dengan estetika film tersebut. Seperti kebanyakan adaptasi live action anime, film ini sepertinya tidak memiliki anggaran yang sangat besar. Untungnya, untuk dekorasi dan kostum-kostum para pemain tidak terlalu membutuhkan dana yang besar sehingga visual dapat dibawa dengan arah yang kuat dan desain yang ditetapkan. Di bagian depan, film ini kebanyakan merupakan rangkaian interior, namun semuanya menarik bagi mata sekaligus ekspresif tentang apa yang sedang terjadi. Ketika Kaneki berkerumun ketakutan di apartemennya, pemandangan itu sesak dan dingin, di terangkan oleh cahaya biru yang dingin ini dan bayang-bayang luar biasa. Tapi saat dia tiba di Anteiku, cahaya lilin terasa hangat dan mengundang, dan bayang-bayang yang sama dipenuhi oleh sensasi keamanan yang nyaman. Pencahayaan ekspresif adalah cara efektif untuk membangun suasana hati dalam sebuah film, dan Tokyo Ghoul memanfaatkan teknik ini dengan baik.

Musik dari film ini juga perlu di perhatikan, banyak musik yang mendeskripsikan kita tentang apa yang sedang terjadi dengan Kaneki. Seperti rasa lapar, ketakutan dan ketegangan di sampaikan dengan suara.
Ada juga beberapa OST yang sudah ada dari anime di tampilkan di versi Live action yang akan membuat para penonton yang sudah pernah nonton versi Animenya merasa Dejavu/Flashback dan ini merupakan hal yang sesuatu bagi penonton.
Secara keseluruhan, FIlm Tokyo Ghoul ini merupakan adaptasi kuat dari versi lainnya. Untuk para penonton yang belum pernah menonton Tokyo Ghoul versi lainnya mungkin akan lebih terasa penasaran namun tidak akan sampai mengulangi Tokyo Ghoul versi live action sampai 3 kali. Namun untuk para super fan Tokyo Ghoul, versi ini mungkin agak lebih sedikit penurunan kualitas dalam kualitas cerita dan agak lebih sedikit terasa tertebak.


+ Adaptasi setia manga / anime, adaptasi kuat dari tiga jilid ke dalam satu cerita film, produksi yang terinspirasi secara estetika, pertunjukan yang kuat dari pemeran utama
- Efek Kagune tidak sepenuhnya berhasil, tidak banyak yang baru jika Anda sudah terbiasa dengan ceritanya.


WM
Overall : 7.5/10
Story : 7.5/10
Art : 7/10
Music : 8/10

OPEN WATER 3: CAGE DIVE (REVIEW) - 2017

OPEN WATER 3: CAGE DIVE




Film ini bergenre Horror & Thriller yang disutradarai oleh Gerald Rascionato, dengan lokasi film di sebuah Pulau bernama Adelaide di Negara Australia. Film ini mengisahkan tentang 3 orang anak muda asal Amerika yang ingin mengikuti audisi trend anak muda baru yaitu merekam aktivitas extreme.

Kemudian mereka sepakat untuk merekam aktivitas saat menyelam bersama hiu di pulau Adelaide. Lalu pada saat mereka melakukan aksi tersebut, sebuah gelombang aneh muncul dan menenggelamkan kapal mereka, sehingga para awak kapal jatuh ke dalam laut lepas yang penuh dengan Hiu Putih Kelaparan tanpa pengaman atau Tralis besi. Dan pada akhirnya para korban pun kehilangan nyawa satu persatu karena tim penyelamat tak kunjung datang, dan kejadian nahas tersebut terekam seluruhnya melalui kamera video (seakan baterai kamera tidak pernah habis) yang dibawa oleh 3 anak muda tersebut.

Durasi filmnya sangat pendek, hanya sekitar 1 jam 15 menit. Alur ceritanya menjelaskan bahwa penulis membuat skenario dengan SKS (Sistem Kebut Semalam) karena ceritanya sangat simple dan mudah ditebak, ending storynya seperti kebanyakan film FTV.

Tapi perlu diakui film ini cukup mendebarkan dan menegangkan, apa lagi sceen pada malam harinya cukup membuat kita menahan napas. Pengambilan gambar juga dibuat sealami mungkin membuat kita merasa penontonlah yang merekam video tersebut.

Di luar plus minus film ini, tidak ada salahnya untuk mencoba menonton Film CAGE DIVE, terutama buat para pecinta film Thriller.



.………………………..Selamat Menonton…………………………

Monday, 1 May 2017

Part Time Spy (2017) - Review







Part Time Spy berkisah tentang Jang Young-Sil (Gang Ye-Won) yang sedang mati-matian mendapatkan pekerjaan tetap sebagai PNS di   NSA (National Security Agency) demi membanggakan ibu nya. Di saat yang sama dia diberi tugas oleh bos nya yang baru saja tertipu voice phising. Pada saat misi berlangsung, ia mendapatkan saingan seorang polisi yang sedang menyamar juga Na Jung-An (Han Chae-Ah) yang terkenal kasar namun jago beladiri. Lalu timbul konflik dimana Young-Sil memilih tetap pada mis nya semula, persahabatan dengan Jung-An atau jatuh cinta kepada bos di tempat ia sedang menyamar (Gung-Min Nam)

Film ini dihiasi oleh komedi yang sangat mengocok perut dari awal sampai akhir film, dihiasi oleh adegan action khas spy film dan tidak ketinggalan juga makna dari film ini sekitar persahabatan dan ketamakan seseorang.

Mulai tayang 3/5/2017

Jangan sampai kelewatan

7/10

MAL

Brought to you by Moxie Notion
Trailer

A Silent Voice (2017) - Review





A silent voice (koe no katachi) bercerita tentang seorang lelaki bernama Shōya Ishida yang memutar kembali kenangan tentang masa kecilnya sebagai bocah yang memiliki banyak teman di sekolah dasarnya. Keisuke Hirose, kazuki shimada, naoka ueno, dan miki kawai adalah teman baik ishida di sekolah dasar saat itu. Suatu ketika kelas ishida kedatangan anak baru bernama shoko nishimiya. Nishimiya tidak seperti anak kecil pada umumnya, karena dia anak penyandang tuna rungu.






Namun bukannya simpati ishida malah membully nishimiya dan diikuti oleh keempat teman-temannya, hingga suatu hari ishida melukai nishimiya dengan menarik alat pendengar miliknya. Sejak saat itu nishimiya pun tidak masuk sekolah lagi dan ishida dianggap sebagai biang kerok yang menyebabkan nishimiya berhenti sekolah. Ishida dijauhi dan diolok-olok oleh semua teman baiknya selama ini. Perlakuan bully kepada nishimiya pun akhirnya dirasakannya. Ishida menjadi pemurung dan menutup diri dari sekolahnya. Hingga sampai naik ke sekolah menengah keatas pun ishida tidak mempercayai lagi arti persahabatan.



 




Di dalam kemurungannya itu ishida pun bertemu kembali dengan sosok nishimiya, si gadis tuna rungu yang pernah di bully olehnya.

 





Infonya Kyoto animation melakukan banyak perubahan antara manga garapan yoshitoki ooima ini agar selesai dalam one shoot anime. Untuk anime yang sudah ditunggu-tunggu saya merasa anime ini masih belum bisa mengalahkan gemparnya anime koe no katachi yang sempat menarik perhatian banyak pecinta anime. Anime ini pun sempat mendapat pro kontra akibat memakai kecacatan untuk mendongkrak penjualan cerita. Namun hingga saat ini anime koe no katachi sudah mendapat keuntungan 2,2 milyar yen di minggu kesebelas sejak terbitnya di jepang. omedetouu


Film ini mulai tayang 3 May 2017 di CGV Blitz

Brought to you By Moxie Notion


HC



Monday, 4 July 2016

Finding Dory (2016) - Trailer & Review




Sekuel sekaligus prequel dari Finding Nemo yang sudah berjarak 13 tahun. Tampaknya Disney Pixar mulai tergoda untuk mengangkat sosok penting di film sebelumnya sama seperti yang dilakukan oleh Madagascar dengan Penguin nya atau Despicable Me dengan Minions nya.  


Diawali dengan film pendek spesialis Disney Pixar yang berjudul Piper, berkisah tentang anak burung pantai yang takut sekali dengan arus air laut sampai dia dapat menemukan keberanian dalam dirinya.
Masi didubbing oleh Elen De Generes (Dory), Finding Dory berkisah tentang masa kecil Dory yang menderita Short Term Memory  Loss dimana dia tidak dapat mengingat kejadian yang bahkan baru terjadi semenit yang lalu dan terpisah dengan kedua orang tua nya sampai beranjak dewasa dan bertemu dengan Marlin (Albert Brooks) di scene awal Finding Nemo. Lalu Dory meminta bantuan Marlin dan anaknya Nemo untuk menemukan kembali kedua orang tua Dory.






Formula nya hampir sama dengan Finding Nemo, dimana mereka harus menemukan satu dengan yang lain nya dengan segala keterbatasan mereka. Perbedaan nya adalah scope pencarian mereka yang tidak terlalu luas dibandingkan dengan Finding  Nemo. Kualitas animasi yang sangat prima dan merupakan yang terdepan di antara rumah produksi animasi lain nya masih menjadi kekuatan Disney Pixar disini dan sudah pasti mengandung pesan moral yang kental seperti dimana ada kekurangan disana ada kelebihan yang tidak terlihat oleh kita ataupun jangan mudah menyerah dengan quote khas Dory “Just Keep Swimming”. Serta yang terakhir tambahan karakter yang menonjol seperti Gurita  Hank yang membawa ciri khas Disney yaitu : Satu tangan terpotong sama seperti di serial Star Wars, Toy Story bahkan Zootopia ada gimmicknya. Serta karakter pendukung lain yang sangat mengocok perut anda seperti paus yang mempunyai mata minus bernama Jenny (Diane Keaton) atau Bailey (Ty Burell) yang melatih kemampuan sonar nya.



 

 
Banyak sekali line Up Animasi berkualitas tahun ini, Bahkan Disney sekalipun baik dengan Pixar maupun diproduksi sendiri, Nominasi Oscar akan sangat ketat, namun saya masih menjagokan Zootopia dengan kualitas cerita yang sedikit di atas Finding Dory.

Selamat Berlibur
4/5
-MAL-

Tuesday, 5 January 2016

Alvin and The Chipmunks : The Road Chip (2015)



Alvin and The  Chipmunks : The Road Chip (2015)





Ya serial ke- 4 dari Alvin and The Chipmunks kembali menyapa kita. Dengan embel-embel judul The Road Chip akan membawa kita ke perjalanan seru ala Alvin (Justin Long) yang suka menjadi biang masalah dengan saudara chipmunk nya Simon si Pintar (Matthew Gray Gubler) dan Theodore (Jesse McCartney) si tambun namun menggemaskan.

Berkisah tentang majikan sekaligus manager sekaligus orang tua angkat Alvin , Dave mulai memikirkan untuk segera mencari tambatan hati maka Alvin dikenalkan oleh Samantha (Kimberly  Williams-Paisley).



Awal mula  Alvin masih menerima keberadaan Samantha, namun anak kandung Samantha, Miles (Josh Green) yang sangat kasar dan tidak bersahabat sehingga membuat Alvin, Simon,  Theodore berusaha menghalangi hubungan  Dave dan Samantha. Miles pun tidak mau jika ia dan Alvin menjadi satu keluarga dan membuat mereka semua bersatu menggagalkan hubungan kedua orang tua mereka dengan melakukan perjalanan bersama-sama menyusul kedua orang tua mereka. Namun perjalanan tersebut tidak berjalan mulus ketika Agent Suggs (Tony Hale) seorang Air Marshall berusaha menangkap mereka dikarenakan kekacauan yang mereka buat.

Film Alvin and The Chipmunks selalu dapat menghadirkan atmosfer ceria setiap kali kita menonton nya apalagi diselingi oleh music-music yang dicover dan cameo dari beberapa artis sebut saja Redfoo. Tapi cerita yang itu-itu saja dan karakter pendukung yang pas-pas an akan membuat kita sedikit bosan menonton nya.


6/10


-MAL-

NGENEST (2015)




NGENEST (2015)


Ngenest.
Film yang diangkat langsung dari trilogy buku Ernest Prakasa yang juga merupakan Stand Up Comedian.
Judulnya sudah menggambarkan arah film ini akan berjalan.  Dibintangi oleh Ernest Prakasa sendiri, Lala Karmela, Fico, Arie Keriting, Morgan  Oey, Ferry Salim dan anaknya Brandon Salim, Kevin Anggara dan masih banyak bintang komedi yang turut serta.

Berkisah tentang Ernest, seorang anak keturunan Tionghoa yang tidak habis-habisnya dibully oleh teman-teman nya dan bertekad akan mengubah hidupnya. Bersahabat baik dengan Patrick yang diperankan oleh Morgan Oey, Ernest sedikit dapat bernafas lega karena ada teman yang selalu ada disampingnya sampai mengajarkan filosofi Tokai, ya Tokai atau Tinja. Filosofi  Tokai mungkin sedikit berbeda dengan Filosofi Kopi. Filosofi Tokai mengajarkan sesuatu yang ikhlas dan mengalir terus sampai mengambang di sungai. Hal ini dimaksudkan bahwa Patrick lebih menerima ia adalah seorang keturunan Tionghoa. Lain Hal nya Ernest yang selalu mencari cara bagaimana ia dan keturunan nya nanti tidak menjadi korban bully lagi. Ernest pun mendapatkan ide bahwa satu-satu nya cara adalah menikah dengan seseorang yang bukan dari keturunan Tionghoa dan cerita pun menjadi semakin menarik untuk disimak.







Tone film yang menceritakan kisah lucu mengenai etnik tionghoa dari perkawinan tionghoa yang sarat dengan suasana merah lengkap dengan  MC yang fasih bernyanyi mandarin, karangan bunga lengkap dengan nama toko sampai pilihan sekolah yang disebutkan Ernest : Bunda Kudus, SMAK 29 membuat saya tertawa terbahak-bahak karena saya paham betul sekolah-sekolah tersebut merupakan gudangnya siswa keturunan Tionghoa. Dan efek hoki dari  Morgan Oey yang selalu membawa banyak penonton di setiap filmnya tidak lepas juga acting menyakinkan dari Lala Karmela.

Ngenest membawa warna sendiri di film komedi di Indonesia dengan ceritanya orisinil dan sedikit menyentil keadaan hidup bermasyarakat di  Indonesia.

7.5/10

-MAL-

BOYCHOIR (2014)



BOYCHOIR (2014)







Masih ingat Whiplash?

Ini dia film Whiplash  versi paduan suara.
Boychoir walaupun sudah dirilis dari 2014 namun baru masuk ke Indonesia akhir tahun 2015 dan yang membuat saya tertarik menonton film ini adalah kembalinya Dustin Hoffman sang pemenang Oscar 2x (Kramer vs Kramer dan Rain Man) dan juga dibintangi oleh salah satu punggawa Glee,  Kevin McHale serta dibawah kendali sineas pemenang  Oscar, Francois Girard (The Red Violin)



Boychoir berkisah tentang seorang anak kecil dengan bakat music luar biasa bernama Stet (Garrett Wareing) yang hidup dengan Single Mother berusaha menjalani hidup tanpa bapak yang membawa prilaku dirinya yang ugal-ugalan. Namun Kepala Sekolah Stet, Ms. Steel  mengenalkan Stet dengan Master Carvelle (Dustin Hoffman) sang maestro dan guru di sekolah khusus paduan suara nasional anak-anak paling bergengsi di Dunia. Stet pun bergabung dengan sekolah tersebut dan harus menjalani persaingan ketat dan tidak sehat di dalam sekolah tersebut ditambah lagi oleh kerasnya ajaran dari sang Master Carvelle.




Meskipun Tidak seintens  hubungan antara guru dan murid di  Whiplash namun kita akan mendapat insight bagaimana ketatnya hidup anak di sebuah sekolah paduan suara, Kita juga disuguhi oleh alunan music klasik yang sangat pas ditonton pada saat natal.

8/10

-MAL-

CREED (2015)



CREED (2015)




Setelah babak belur di Fantastic Four, sang human torch (Michael  B. Jordan) berusaha bangkit di film terbaru nya “Creed” dan kembalinya sang Italian Stallion Rocky  Balboa (Slyvester Stallone)

Creed berkisah tentang seorang anak kecil bernama Adonis Johnson yang diketahui merupakan anak biologis dari mantan juara dunia  Apollo Creed yang sedang tumbuh dewasa dengan karier yang luar biasa di perusahaan keuangan. Namun Adonis merasa bahwa Tinju merupakan jati dirinya dan merupakan panggilan yang sama seperti bapaknya.






Ia pun segera mencari rival sang ayah Rocky Balboa yang tentu saja sudah lama tidak berurusan dengan tinju meninju. Tetapi Adonis tidak patah semangat sampai akhirnya Rocky setuju melatih Adonis.  Di waktu yang sama Ricky Conlan (Tony Bellew) seorang juara dunia yang mempunyai banyak kasus di dalam maupun di luar ring berusaha  menaikan kembali pamornya di arena tinju, Bersama sang manager yang berhasil menemukan fakta dimana Adonis merupakan seorang Creed. Pertandingan kedua petinju tak terelakan lagi dengan persiapan yang minim, Adonis dan Rocky berusaha untuk dapat mengalahkan Ricky  Conlan dengan tekad lepas dari baying-bayang sang ayah.

Pertandingan tinju yang disuguhkan sangat indah dan detail serta diikuti dengan alunan soundtrack khas rocky dan diremix dengan rap dan R&B yang membawa film ini sangat layak ditonton. Terlepas dengan fakta dimana Adonis yang seorang petinju professional pemula dengan beberapa pertandingan dihadapkan dengan juara tinju sedikit memaksakan. Sly Stallone tetap menjaga kualitas acting lengkap dengan aksen italia nya dan semua gimmick tentang rocky.  Creed mampu meraih nominasi di Golden Globe dan mendapatkan kesempatan untuk memenangi nya.

8/10

-MAL-

Peanuts (2015)



Peanuts (2015)

Snoopy and the Peanuts gank is back!



Film yang diadaptasi langsung dari komik strip dan kartun berjudul sama karya Schulz.

Film yang berkisah tentang kehidupan Charlie Brown yang tidak lepas dari kemalangan nya dan selalu dianggap ‘cupu’ oleh teman-teman nya. Satu waktu Snoopy anjing setia dari Charlie Brown berusaha menolong majikan nya dalam rangka mendekati tetangga sekaligus teman sekelas baru Charlie Brown “ The Red Hair Girl. Charlie Brown berusaha mati-matian agar tampak keren di depan anak perempuan tersebut dengan saran dan pengawasan Snoopy yang awalnya tampak lancar namun di akhirnya tampak berantakan. Di saat bersamaan Snoopy berusaha menuliskan novel terbarunya dimana dia harus mengalahkan Red Baron untuk menyelamatkan kekasih khayalan nya. Mampukah Charlie Brown dapat memikat hati The Red Hair Girl tersebut?



Tetap diisi dengan anggota The Peanuts gang seperti Linus, Schroeder, Sally, Pig Pen, Peppermint Patty dan Woodstock tentunya membangkitkan kenangan masa kecil penonton seusia saya(haha) dan sudah pasti membuat kita tertawa

7/10
-MAL-








Wednesday, 30 September 2015

Vacation (2015)









Perjalanan keluarga ke suatu tempat yang mereka tuju (road trip) banyak digunakan di dalam film sebut saja RV, We’re the Millers, Little Miss Sunshine sampai Vacation versi National Lampoon. Kali ini Vacation versi National Lampoon dibuat remake nya yang sekarang dibawakan oleh Ed Helms sebagai Rusty Griswold seorang pilot penerbangan EconoAir dan suka narsis akan ide nya sendiri, Christina Applegate sebagai  Debbie Griswold istri dari Rusty Griswold yang mempunyai masa muda yang liar, Skyler Gisondo sebagai James Griswold merupakan anak tertua di kelaurga Griswold yang menyukai permainan gitar dan sempat diperlakukan sebagai anak wanita di dalam keluarga, Steele Stebbins sebagai Kevin Griswold anak bungsu dari kelaurga Griswold yang suka berkata kasar dan bully sang kakak yang jauh lebih tua darinya dan mereka semua merupakan satu keluarga Griswold.

Film berkisah tentang Rusty Griswold yang membawa serta keluarga nya liburan ke Walley Worlds tempat dimana liburan paling berkesan pernah terjadi di masa kecil Rusty, bersama keluarganya Debbie, Kevin dan James Griswold mereka menuju Walley World dengan menggunakan mobil dua muka dan berbentuk seperti kura-kura. Selama perjalanan mereka selalu ketiban sial seperti dikejar-kejar sopir truk, mandi di limbah pembuangan, dirampok, menginap di hostel yang buruk sekali sampai menginap di rumah saudara yang sangat aneh sekali.

Selama film akan disuguhi scene lucu sekaligus absurd dan sangat ditolong oleh cameo-cameo yang tidak kalah menggelikan dari Chris Hemsworth yang menunjukan lekuk tubuhnya, Charlie Day sebagai pemandu arung jeram yang sedang patah hati sampai Norman Reedus yang berperan sebagai sopir truck yang selalu mengejar mereka selama perjalanan.

3/5
MAL

Labels

2 guns (1) 2014 (6) 2015 (11) 3D (2) 50 Cent (1) Aaron Eckhart (1) Aaron Taylor-Johnson (1) Abnegation (1) Academy Awards (1) Adam Driver (1) Adam Sandler (1) Airplane (1) Albert Brooks (1) Alec Baldwin (1) Alex Abbad (1) Alfonso Cuarón (1) Alice Braga (1) Alicia Vikander (1) Alvin (1) Alvin and The Chipmunks (1) amanda seyfried (1) Amazing Spiderman (1) Amity (1) Andrew Garfield (2) Andy Serkis (1) Andy On (1) Andy Serkis (1) Animation (3) Anime (5) Anthony Daniels (1) Apollo Creed (1) Arie Keriting (1) Arifin Putra (1) Armie Hammer (2) Arnold Schwarzenegger (1) Attack On Titans (1) azis ansari (1) Babi Liar (2) Bad Robot (1) Bai Baihe (1) Baltasar Komakur (1) bella (1) Ben Affleck (1) benedict cumberbatch (1) beyonce (1) Bill Murray (1) Black Widow (1) Blue Sky Studio (1) BOYCHOIR (1) Brad Pitt (1) bradley cooper (2) Brandon Salim (1) Bryan Cranston. (1) Bucky Banners (1) CAGE DIVE (1) Candor (1) Captain America (1) Cara Delevigne (1) Carrie Fisher (1) cartoon (1) Cecep (1) CGV Blitz (1) Channing Tatum (1) Charlie Day (1) Charlie Hunnam (1) CHICCO JERIKHO (1) China (2) Chris Evans (1) Chris Hemsworth (1) chris pine (1) Chris Pratt (2) Chris Rock (1) Christina Applegate (1) christoph waltz (1) Christopher Nolan (1) CIA (1) Cinemaxx (1) ck Harris (1) colin farrel (1) Collin Chou (1) Contraband (1) Creed (1) CS (1) DA (1) Daisy Ridley (1) Dane DeHaan (1) Dauntless (1) DAVE BAUTISTA (1) Dave Franco (1) David S Goyer (1) David Spade (1) DC Comics (1) Debbie Griswold (1) Deng Chao (1) Denzel Washington (1) Dewi Perssik (1) Disney (3) Divergent (1) Dong-il Song (1) Donnie Yen (1) Doraemon (1) dory (1) drama (2) Dreamworks (1) Dustin Hoffman (1) Dwayne Johnson (2) Ed Harris (2) ed helms (2) Ed Warren (1) Edward Norton (1) EH (22) Eiichiro Hasumi (2) EJ (1) Elen De Generes (1) Elizabeth Debicki (1) Elysium (1) Emily Watson (1) Emma Stone (2) Eric Bana (1) Eric Tsang (1) Ernest Prakasa (1) Erudite (1) EVEREST (1) Falcon (1) fast and furious (1) Fatal frame (1) Ferry Salim (1) Fico (1) Film (96) Forest Whitaker (1) Francois Girard (1) Frank Vincent (1) Frank Sivero (1) Fu Shun-ying (1) Fujiko F Fujio (1) Gang Ye-Won (1) Gareth Edwards (1) Garrett Wareing (1) Gary Oldman (1) Geisha (1) Gemma Arterton (1) George Clooney (1) ghost (1) Giant (1) Glee (1) Godzilla (1) Golden Fleece (1) Golden Globe (1) Goo Seung-Hyun (1) Google (1) Gore Verbinski (1) Gotye (1) GPM (2) Greek Myth (1) Griswold (1) Guillermo del Toro (1) Gung-Min Nam (1) Guy Ritchie (1) Gwen Stacy (1) Hal Yamanouchi (1) Han Chae-Ah (1) hangover (1) Hank Azaria (1) Hans Zimmer (1) Harrison Ford (2) Harry Osborn (1) HC (1) Henry cavill (2) Hidden Ending (2) Hiroyuki Sanada (1) Hollywood (1) Hong Kong (1) Horror (4) Hugh Jackman (2) Idris Elba (1) Ihsan Tarore (1) Iko Uwais (2) Ilumination Studio (1) Indonesia (11) Indro (1) Insidious (1) Isfansyah (1) Isla Fisher (1) Italian (1) Jackie Chan (1) Jaden Smith (1) Jaeger (1) Jake Gyllenhaal (3) James Badge Dale (1) James Franco (1) James Mangold (1) James Wan (2) Jamie Foxx (3) Jang Dong Goon (1) Japan (6) Jason Bateman (2) Jason Clark (1) Jason Statham (1) Jean Grey (1) JEFF DANIELS (1) Jeremy Renner (1) Jerry Bruckheimer (1) Jesse Eisenberg (1) Jesse McCartney (1) JF (4) Jhony Depp (1) Jiao Xu (1) JIM CARREY (1) Jing Boran (1) Jing Tian (1) jj abrams (1) Joaquin Phoenix (1) Jodie Foster (1) Joe Pesci (1) joe taslim (1) Joey King (1) John Boyega (1) John Cusack (1) John Favreu (1) John Goodman (1) John Green (1) john hawkes (1) John Leguiza (1) John Travolta (1) Johnny Depp (1) Jonah Hilll (1) Josh Brolin (1) Josh Green (1) Julie Estelle (1) Juliette Binoche (1) justin lin (1) Justin Long (1) Justin Timberlake (1) JYS (1) Kaiju (1) Kang Ji-Young (2) Kanna Hashimoto (2) KARA (1) Kate Winslet (1) Katy Perry (1) Kazunari Ninomiya (2) KDA (1) Keira Knightley (1) Keira Wang (1) ken jeong (1) Ken Watanabe (1) Kenshin Himura (1) Kevin Anggara (1) Kevin Costner (1) Kevin James (1) Kevin McHale (1) KGB (1) Khan Nayab (1) Kimberly Williams-Paisley (1) Kimbra (1) Korea (5) Koro Sensei (1) Lala Karmela (1) Laskar pelangi (1) Legendary Film (2) LEGO (1) Leonardo DiCaprio (1) Liam Neeson (2) Lily Collins (1) Linus (1) Liu Yi Fei (1) Logan Lerman (1) Lone Ranger (1) Lorraine Bracco (1) Lorraine Warren (1) Louis Koo (1) Louis Letterrier (1) Lupus (1) MAFIA (1) Maika Yamamoto (2) MAL (58) Manga (4) Marc Webb (1) Mario Maurer (1) Mark Hamill (1) Mark Ruffalo (1) Mark Wahlberg (1) marlin (1) Martin Scorsese (1) Marvel (1) Mary Jane (1) Masaki Suda (2) Matt Damon (1) Matthew Gray Gubler (1) Max Brooks (1) mega (1) Melissa Leo (1) Michael B. Jordan (1) Michael Fassbender (1) Michael Keaton (1) Michael Shannon (1) Michele Monaghan (1) michele rodriguez (1) Miku Uehara (2) MILES TELLER (1) Minions (1) Mio Yuki (2) Miriam Chin Wah Yeung (1) Momo (1) Monster Inc (1) Morgan Oey (1) Morgan Freeman (2) Movie (11) Movie Review (24) Moxie Notion (4) moxienotion (1) Music (3) MW (3) mystery (1) NA (3) Nat Wolf (1) Natasha Romanoff (1) Neil Burger (1) Neil Patrick Harris (1) Neill Blomkamp (1) nemo (1) Nicolas Cage (1) Noah (1) Nobita (1) Nonstop (1) Norman Reedus (1) Novel (1) Oka Antara (1) One Direction (1) Orto Ignatiussen (1) Oscar (2) Oscar Isaac (1) Owen Wilson (1) Paper Towns (1) Paramount (2) Patrick Wilson (2) Paul Greengrass (1) Paul Sorvino (1) paul walker (1) Peanuts (1) Peppermint Patty (1) Percy Jackson (1) Peter Mahyew (1) Peter Parker (1) Peterpan (1) Pig Pen (1) pitbull (1) Pixar (3) Poster (100) Premiere (1) Preview (2) Rachel McAdams (1) Raja Gosnell (1) Ray Liotta (1) Rebecca Ferguson (1) Redfoo (1) Review (96) Rick Riordan (1) Ricky Harun (1) Riddick (1) Rila Fukushima (1) Rinko Kikuchi (1) Rise of Electro (1) Rizky Balck (1) Robert De Niro (1) Robert Downey Jr (3) Rocky Balboa (1) Roland Emerich (1) Ron Perlman (1) Ronald Cheng (2) Roy Marten (1) Rurouni Kenshin (1) Russel Crowe (1) Ruth Wilson (1) Ryan Gosling (1) Ryoo Seung-Ryong (1) Ryosuke Yamada (2) Sally (1) Sam Worthington (1) Samuel L Jackson (1) Samurai X (1) Sandra Bullock (1) Sandra Ng (1) Saw (1) Scarlett Johansson (1) Schroeder (1) Schulz (1) SDG (1) Seika Taketomi (2) Seishiro Kato (2) Shailene Woodley (1) Shizuka (1) Short Film (3) Simon (1) SInopsis (4) Skyler Gisondo (1) Slyvester Stallone (1) Snoopy (1) Sofia Vergara (1) Sony (1) SOUTHPAW (1) Spiderman (1) Stand Up Comedy (2) star trek (1) Star Wars (1) Steele Stebbins (1) Steve Austin (1) Steve Carell (1) steven tyler (1) Summit (1) Suneo (1) Superman (2) Svetlana Khodchenkova (1) Sylvester Stallone (1) Takeru Satô (2) Tao Okamoto (1) Thailand (2) The Deep (1) The Perrons (1) The Raid 2: Berandal (1) The Red Violin (1) The Smurfs (1) The Warrens (1) Theo James (1) Theodore (1) Thriller (2) TIM MATINDAS (1) TIo Pakusadewo (1) tokyo drift (1) Tom Cruise (3) Tom Hanks (1) Tom Wilkinson (1) Tony Bellew (1) Tony Hale (1) Trailer (103) trekkie (1) Ty Burell (1) Universal (1) Vacation (1) Vanesa Hudgens (1) Vera Farmiga (1) Video Clip (3) vin diesel (3) Vince Vaughn (1) Ving Rhames (1) Viola Davis (1) Wagner Moura (1) Warner Bros (4) Will Ferrell (1) Will Smith (1) William Fichtner (1) Winnie Ho (1) WInter of Soldier (1) WM (1) Woodstock (1) Woody Harrelson (1) World War Z (1) X-Men (1) Yakuza (1) Yayan Ruhian (1) Zach Galifianakis (1) zachary quinto (1) Zaha Fathima (1) Zhi Gang Yang (1) Zoe Saldana (1) Zombie (1)

Entri Populer