Pages

Showing posts with label Film. Show all posts
Showing posts with label Film. Show all posts

Wednesday, 26 May 2021

ARMY OF THE DEAD (2021)

Review Army of The Dead 2021


Setelah kita menyaksikan bersama Justice League vesi Synder Cut yang sepertinya berhasil menebus dosa Justice League versi tambal sulam nya Joss Whedon, Zack Snyder patut masuk lagi ke dalam pantauan saya.

 


Setelah Zack Snyder sukses menyajikan film bergenre Zombie Apocalypse di tahun 2004 melalui Dawn of The Dead yang juga merupakan salah satu film Zombie favorit saya selain I am Legend (2007), World War Z (2013) dan Train to Busan (2016) , Army of The Dead masuk ke dalam list wajib nonton tahun ini.

 

Di Pengembangan Film nya sendiri sudah dimulai dari 2007 oleh Warner Bros tapi selalu menemui masalah dalam proyeknya , yang akhirnya diambil alih oleh Netflix di tahun 2019. Netflix langsung bergegas menunjuk Zack Snyder sebagai sineas yang akan menjadi sebuah proyek sentimentil dan juga nostalgia bagi Zack Snyder dengan budget produksi yang mencapai US$ 90 juta.

 

Army of The Dead sendiri akhirnya dirilis 25 May 2021 di Netflix.

Siapa aja sih cast nya, untuk tokoh sentral nya sendiri ada Dave Bautista Mantan pegulat Professional yang sedang berada di jalur tepat untuk mengikuti The Rock Dwayne Johnson di dunia Hollywood setelah menjadi Drax di Marvel Cinematic Universe dan sempat duel dengan Iko Uwais di Stuber (2019) yang uniknya Dave Bautista menolak ikut bagian di sequel Suicide Squad yang digawangi oleh James Gunn untuk memilih ikut di proyek Army Of The Dead. Dave sendiri menjadi Scott Ward seorang tentara bayaran yang berpengalaman dalam menghadapi Zombie namun sekarang menjadi pembolak-balik burger. Lalu ada Ella Purnell sebagai Kate Ward istri Scott Ward yang menjadi Zombie dan terpaksa dibunuh oleh Scott, Omari Hardwick  sebagai  Vanderhoe teman baik dari Scott Ward, Ana de la Reguera  sebagai  Maria Cruz gebetan Scott Ward tapi lebih sering di-Ghosting, Theo Rossi sebagai Burt Cummings petugas karantina yang ga penting banget, Matthias Schweighöfer  sebagai  Ludwig Dieter yang bakal bantuin buka brankas, Nora Arnezeder  sebagai  Lily anak Scott yang menurut saya cukup menurunkan intensitas klimaks dalam film, Hiroyuki Sanada  sebagai Bly Tanaka Bos yang order Scott dan teman-teman, Tig Notaro sebagai Marianne Peters pilot helikopter gaek yang melakukan apapun demi uang, Raúl Castillo  sebagai  Mikey Guzman content creator yang jago nembak juga dan deretan cast lain nya.

Plot nya sendiri mirip mirip Train to Busan: Peninsula (2020), dimana Bly Tanaka menawarkan sebuah pryek kepada Scott Ward dengan tujuan mengambil uang yang ada di brankas salah satu casino di Las Vegas. Las Vegas sendiri sudah menjadi Zona Merah Zombie setelah insiden, kaburnya Zombie dari paket berjalan yang diantar oleh tentara Amerika di Area 51 dan seketika mengubah Las Vegas jadi daerah kekuasaan Zombie dan pimpinan mereka yaitu Alpha Zombie. Scott pun mulai merekrut teman-teman nya yang sama berpengalaman dengan dirinya dan dia melihat sebagai jalan terbaik untuk mendaptkan uang dan memulai awalan baru nya dengan anak nya Lily.

 


Secara Sinematografis dan penyajian efek, kita akan merasakan style dan vibe dari Zack Snyder yang ada di kursi Sutradara yang cukup handal meracik scene demi scene. Belum lagi di bagian awal film yang memperlihatkan flashback ciamik dari event sebelumnya dimana Scott Ward dan teman-teman berhasil dalam misinya. Namun di tengah film, terasa ritme film mengendor dan mulai memasukan jokes ataupun adegan yang menurut saya tidak perlu dan mengganggu perjalanan ke klimaks film itu sendiri. Hadir nya Lily yang berjiwa sosial mengganggu keasikan menonton Army of the Dead, yang menurut saya bisa dinikmati dengan tingkat intensitas yang sama dengan 300 (2006). Dari segi pengembangan karakter sendiri sedikit sekali mendapatkan porsi melihat film ini panjang durasi nya mencapai hampir 2.5 jam seharusnya lebih dari cukup untuk eksplorasi karakter yang lebih dalam bahkan tidak cukup waktu untuk melihat Vanderhoe menggunakan gergaji listrik yang ditenteng kemana-mana.

Zack Synder juga siap merilis series versi animasi : Army of The Dead : The Lost Vegas serta Army of The Thieves di Netflix tentunya.




Setelah Netflix sukses dengan series Money Heist atau Casa de Papel sepertinya film Zombie pun cocok diinfuse dengan genre Heist

Untuk nilai saya memberikan di 7.5 dari 10

-MAL-

Tuesday, 17 April 2018

FREE! - TIMELESS MEDLEY - THE BOND FREE! TIMELESS MEDLEY Review 2018




Detail Film
Judul : FREE! - TIMELESS MEDLEY - THE BOND
 FREE! TIMELESS MEDLEY
- 绊
Direktur : Eisaku Kawanami 河浪荣作
Pengisi Suara : Nobunaga Shimazaki 岛﨑信长, Tatsuhisa Suzuki 铃木达央,
 Tsubasa Yonaga 代永翼, Daisuke Hirakawa 平川大辅, Mamoru
 Miyano 宫野真守
Genre : Animasi
Bahasa : Bahasa Jepang dengan subtitle Bahasa Inggris dan
 Bahasa Indonesia
Rating : 13 +
Runtime : 95 Menit
Trailer : https://www.youtube.com/watch?v=F8YtmhsmqSM



Free! adalah sebuah serial anime televisi popular yang dibuat setelah Novel High Speed 
karya Koji Oji, mendapatkan penghargaan pada Penghargaan Animasi Kyoto yang ke 5. 
FREE! menceritakan Grup Renang SMA Iwatobi dan Akademi Samezuka. FREE! –
TIMELESS MEDLEY terdiri dari kompilasi 2 film, berisikan adegan pilihan dan cuplikan 
baru dari serialnya.
Bagian pertama yang berjudul FREE! – TIMELESS MEDLEY – BOND akan dirilis pada 
tanggal 18 April di bioskop CGV, Cinemaxx, Platinum dan Flix, dan akan berfokus pada 
siswa SMA tingkat tiga, Haruka Nanase dari Klub Renang Iwatobi, seorang perenang 
gaya bebas berbakat yang belum menentukan masa depannya setelah kelulusan. Pada 
bagian kedua FREE ! TIMELESS MEDLEY – THE PROMISE, yang rencananya akan dirilis 
di pertengahan tahun 2018, berfokus pada masa kanak-kanak teman Haruka, Rin 
Matsuoka dari Akademi Samezuka dan mimpinya untuk merambah level dunia.
Kompilasi film ini akan berpuncak di film ketiga FREE! – TAKE YOUR MARKS, yang akan 
rilis pada tahun ini juga. Cerita ini meliputi Haruka dan teman – teman saat mereka 
memulai tahap berikutnya dalam kehidupan mereka setelah kelulusan.



Empat tahun lalu, serial anime Free! dimulai. Awalnya, tim produksi ingin 
menggambarkan kehidupan sekelompok remaja. Setelah dipikirkan kembali, beberapa 
kenangan tidak dapat tergantikan. Sehingga pada tahun 2017, Free! “diaktifkan” 
kembali.
Kenapa Free! sekarang? Kenapa Free! penting pada saat dan usia ini?
Kita sering kali merasa tidak pasti mengenai masa depan kita dan akhirnya kita 
menyadari bahwa diri kita tidak tau apa yang harus diyakini. Banyak remaja saat ini yang 
berjuang untuk mengerti diri mereka sendiri dan dalam prosesnya, mereka juga 
kehilangan kepercayaan diri mereka. Dengan cara yang mereka sukai dan yakini, remaja-
remaja ini bekerja keras untuk mempertahankan hal penting dalam hidup mereka dan 
mengatasi tantangan untuk mengukir masa depan mereka sendiri. Kami berharap para 
penonton dapat melihatnya hal ini dalam karakter Haruka, Rin dan yang lainnya. 
Adalah penting untuk tetap mempertahankan harapan dan kepercayaan diri pada 
sekarang ini, dan kami berharap para penonton dapat merasakan hal tersebut dalam 
film ini.
Melalui serial Free!, kami berharap dapat “me-reboot” diri kita dengan karakter ini dan 
tumbuh bersama dengan mereka. Mimpi mereka, perjalanan mereka untuk menjadi 
dewasa dan juga keindahan tubuh mereka dapat dinikmati pada film ini. Apalagi yang 
bisa diharapkan dari film ini? Silahkan nonton di bioskop.



Di musim panas terakhir sebelum kelulusan, Haruka Nanase (suaranya 
diisi oleh Nobunaga Shimazaki 岛﨑信长), siswa tingkat tiga di SMA Iwatobi, 
mendapati dirinya tersesat dan tidak yakin tentang masa depannya setelah 
kelulusan. Seorang perenang gaya bebas berbakat, namun dia masih 
bimbang akan keinginannya untuk menjadi perenang professional karena hal tersebut 
berlawanan dengan keyakinannya.Haruka memutuskan untuk berenang pada pertandingan nasional untuk terakhir kalinya dengan rekan se-timnya Makoto Tachibana (suaranya diisi oleh Tatsuhisa Suzuki 铃木达央), Nagisa Hazuki (Tsubasa Yonaga 代永翼) dan Rei Ryugazaki (suaranya diisi olehDaisuke Hirakawa 平川大辅) dari the Klub Renang Iwatobi 岩鸢高中游泳部. Rekan se-timnya menyadari perubahan pada Haruka, dia 
terlihat seperti kehilangan semangat untuk berenang gaya bebasnya yang sangat dia gemari.Khususnya Makoto, yang sangat khawatir pada Haruka, tetapi kesalahpahaman tumbuh diantara mereka dan itu terjadi saat mendekati kejuaraan nasional.

Karakter
Haruka Nanase 七 瀬 遥 
(Suaranya diisi oleh Nobunaga Shimazaki 岛﨑信长) Seorang Wakil Kapten Klub Renang Iwatobi dan seorang perenang gaya bebas berbakat. Haruka merasakan adanya ikatan yang dalam dengan air, dan ia dapat berenang dengan mudah karena dia menikmati hal tersebut. Bakat dan keindahan gayanya dalam berenang telah menarik perhatian banyak orang. Tapi dia menahan diri untuk menjadi perenang kompetitif profesional karena hal tersebut bertentangan dengan keyakinannya. 

Makoto Tachibana 橘真琴 
(Suaranya diisi oleh Tatsuhisa Suzuki 铃木达
央)
Makoto adalah siswa SMA tingkat 3 dan Kapten Klub Renang Iwatobi dengan keahlian khususnya gaya punggung. Dia sangat dekat dengan Haruka sejak masih kecil dan sangat khawatir dengan Haruka yang sama sekali tidak memikirkan masa depannya 
setelah kelulusan. 

Nagisa Hazuki 叶月渚 
(Suaranya diisi Tsubasa Yonaga 代 永翼) 
Bendahara Klub Renang Iwatobi, Nagisa adalah seorang siswa tingkat dua yang polos dan ceria. Keahliannya adalah gaya dada. Nagisa berharap agar suatu hari nanti dia dapat berenang seperti Haruka, saat melihat keindahan gaya bebas Haruka.


Rei Ryugazaki 龙崎怜 
(Suaranya diisi Daisuke Hirakawa 平川大辅) Sebelumnya Rei adalah seorang anggota tim lari, namun akhirnya dia bergabung ke Klub Renang Iwatobi dan juga sebagai sekretaris klub. Seperti halnya Nagisa, dia juga terinspirasi oleh Haruka. Keahliannya adalah gaya kupu-kupu. Dia dan Nagisa selalu membuat kegaduhan di dalam tim.

Rin Matsuoka 松冈凛 
(Suaranya diisi oleh Mamoru Miyano 宫 野真
守) 
Kapten dari Akademi Berenang Samezuka 鲛柄学院, Rin adalah teman kecil Haruka dan menjadi lawan tangguh pada setiap turnamen renang. Rin, selalu mengagumi Haruka setelah pernah kalah melawannya. Seperti halnya Makoto, dia ingin menolong Haruka untuk menemukan mimpi dan tujuan untuk masa depannya.


Film nya seru  bagus banget buat di tonton sm semua kalangan khususnya remaja.
Film nya bercerita tentang kehidupan di masa menjelang kelulusan di SMA.  Dimana masa SMA adalah masa dimana kita sering merasa takut, ragu akan masa depan kita dan kita tidak tau apa yang harus dilakukan untuk langkah berikutnya setelah kehidupan sekolah berakhir.
Banyak banget remaja sekarang berjuang untuk mengerti diri mereka sendiri, banyak juga yang kehilangan kepercayaan diri mereka. Sehingga membuat mereka bertingkah dengan cara yang mereka sukai. 
Padahal sebenarnya mereka membutuhkan bantuan untuk meyakinkan diri mereka untuk mempertahankan hal penting dalam hidup mereka seperti mimpi, cita" & harapannya.
Mereka juga membutuhkan bantuan untuk mengatasi tantangan dalam mencapai tujuan masa depan mereka sendiri. Betapa pentingnya untuk tetap mempertahankan harapan dan kepercayaan diri mereka.
Pesan moral yang terdapat di film ini tersampaikan dengan baik & mampu diterima.

Warm Regards, 



Iyana 😊😊

Sunday, 4 February 2018

Narratage (Review 2018) part 2

Film garapan Isao Yukisada ini menceritakan tentang seorang mahasiswa di Universitas Negeri yang menerima telepon dari Takashi Hayama (diperankan Jun Matsumo), penasihat sekaligus mantan gurunya di klub drama saat SMA.
Mau tau kelanjutan ceritanya? Ssst... ga akan spoiler banyak biar makin penasaran.
Film yang bergenre Drama and Romance ini cocok banget buat para pencinta film romantis.
Karena tentang love hate relationship. Cinta mendalam seorang guru terhadap siswi.
Pemilihan peran dan karakter sudah baik.
Tapi buat alur cerita yang  flashback ditambah perpindahan scene yang kurang ciamik membuat yang menonton film ini kebingungan.
Penonton harus benar-benar fokus menonton agar mudah mengerti film ini.
Buat hasil review kali ini
Overall: 3/5
Story: 3/5
Bella


Saturday, 3 February 2018

Narratage (Review 2018)




Review film Narratage
Film Narratage diadaptasi dari novel berjudul "Narataju" karya Rio Shimamoto. Ceritanya mengisahkan asmara antara seorang guru SMA dan mantan siswinya, dengan latar klub drama tempat mereka berjumpa. Kisah bermula ketika seorang mahasiswi tahun kedua bernama Izumi Kudo menerima telepon dari Takashi Hayama, guru SMA-nya yang juga berperan sebagai penasehat klub drama. Takashi memintanya untuk ambil bagian dalam sebuah sandiwara kelulusan. Izumi pun mengenang kembali perasaannya pada Takashi yang sempat dipendam. 

Dengan kembalinya ia untuk membantu sandiwara kelulusan di SMA, mereka berjumpa untuk pertama kali setelah berpisah selama dua tahun.
Di awal cerita kita akan disuguhi dengan alur cerita maju mundur. Jika kita tidak fokus saat menonton, saya jamin tidak akan mengerti alur ceritanya karena tidak adanya kejelasan alur demi alur yang ditayangkan. Alur cerita tersebut menayangkan beberapa scene dalam beberapa waktu yang berbeda. Kilas balik tersebut begitu membingungkan penonton.
Dalam pemilihan karakter, saya rasa sudah cukup baik. Kasumi Arimura sebagai Izumi Kudo sukses menarik penonton ke dalam kebimbangan cintanya. Kentaro Sakaguchi, pemeran Reiji Ono, pacar Kudo yang seumuran juga cukup menarik perhatian, dia baik akan tetapi terkadang dia memiliki sifat posesif seperti anak muda pada umumnya yang dapat dikatakan terlalu berlebihan. 


Sang guru yang diperankan oleh Jun Matsumoto menampilkan seorang guru yang baik dan pengayom bagi murid-muridnya meskipun kadang sifatnya yang tidak memiliki pendirian terkadang membuat jengkel penonton.
Film ini sebenarnya bagus dan sayang untuk dilewatkan karena ada beberapa makna tentang cinta yang begitu mendalam dalam film ini yang ingin disampaikan oleh sang sutradara, akan tetapi pengarahan skenario dan penempatan adegannya yang terkesan tidak melakukan pendekatan yang baik, menyebabkan para penonton kurang memberikan simpati pada tiap karakter. Over all, film ini masih cukup layak untuk ditonton mengisi waktu luang kalian.



3/5
Mega

Monday, 18 September 2017

OPEN WATER 3: CAGE DIVE (REVIEW) - 2017

OPEN WATER 3: CAGE DIVE




Film ini bergenre Horror & Thriller yang disutradarai oleh Gerald Rascionato, dengan lokasi film di sebuah Pulau bernama Adelaide di Negara Australia. Film ini mengisahkan tentang 3 orang anak muda asal Amerika yang ingin mengikuti audisi trend anak muda baru yaitu merekam aktivitas extreme.

Kemudian mereka sepakat untuk merekam aktivitas saat menyelam bersama hiu di pulau Adelaide. Lalu pada saat mereka melakukan aksi tersebut, sebuah gelombang aneh muncul dan menenggelamkan kapal mereka, sehingga para awak kapal jatuh ke dalam laut lepas yang penuh dengan Hiu Putih Kelaparan tanpa pengaman atau Tralis besi. Dan pada akhirnya para korban pun kehilangan nyawa satu persatu karena tim penyelamat tak kunjung datang, dan kejadian nahas tersebut terekam seluruhnya melalui kamera video (seakan baterai kamera tidak pernah habis) yang dibawa oleh 3 anak muda tersebut.

Durasi filmnya sangat pendek, hanya sekitar 1 jam 15 menit. Alur ceritanya menjelaskan bahwa penulis membuat skenario dengan SKS (Sistem Kebut Semalam) karena ceritanya sangat simple dan mudah ditebak, ending storynya seperti kebanyakan film FTV.

Tapi perlu diakui film ini cukup mendebarkan dan menegangkan, apa lagi sceen pada malam harinya cukup membuat kita menahan napas. Pengambilan gambar juga dibuat sealami mungkin membuat kita merasa penontonlah yang merekam video tersebut.

Di luar plus minus film ini, tidak ada salahnya untuk mencoba menonton Film CAGE DIVE, terutama buat para pecinta film Thriller.



.………………………..Selamat Menonton…………………………

Monday, 1 May 2017

Part Time Spy (2017) - Review







Part Time Spy berkisah tentang Jang Young-Sil (Gang Ye-Won) yang sedang mati-matian mendapatkan pekerjaan tetap sebagai PNS di   NSA (National Security Agency) demi membanggakan ibu nya. Di saat yang sama dia diberi tugas oleh bos nya yang baru saja tertipu voice phising. Pada saat misi berlangsung, ia mendapatkan saingan seorang polisi yang sedang menyamar juga Na Jung-An (Han Chae-Ah) yang terkenal kasar namun jago beladiri. Lalu timbul konflik dimana Young-Sil memilih tetap pada mis nya semula, persahabatan dengan Jung-An atau jatuh cinta kepada bos di tempat ia sedang menyamar (Gung-Min Nam)

Film ini dihiasi oleh komedi yang sangat mengocok perut dari awal sampai akhir film, dihiasi oleh adegan action khas spy film dan tidak ketinggalan juga makna dari film ini sekitar persahabatan dan ketamakan seseorang.

Mulai tayang 3/5/2017

Jangan sampai kelewatan

7/10

MAL

Brought to you by Moxie Notion
Trailer

A Silent Voice (2017) - Review





A silent voice (koe no katachi) bercerita tentang seorang lelaki bernama Shōya Ishida yang memutar kembali kenangan tentang masa kecilnya sebagai bocah yang memiliki banyak teman di sekolah dasarnya. Keisuke Hirose, kazuki shimada, naoka ueno, dan miki kawai adalah teman baik ishida di sekolah dasar saat itu. Suatu ketika kelas ishida kedatangan anak baru bernama shoko nishimiya. Nishimiya tidak seperti anak kecil pada umumnya, karena dia anak penyandang tuna rungu.






Namun bukannya simpati ishida malah membully nishimiya dan diikuti oleh keempat teman-temannya, hingga suatu hari ishida melukai nishimiya dengan menarik alat pendengar miliknya. Sejak saat itu nishimiya pun tidak masuk sekolah lagi dan ishida dianggap sebagai biang kerok yang menyebabkan nishimiya berhenti sekolah. Ishida dijauhi dan diolok-olok oleh semua teman baiknya selama ini. Perlakuan bully kepada nishimiya pun akhirnya dirasakannya. Ishida menjadi pemurung dan menutup diri dari sekolahnya. Hingga sampai naik ke sekolah menengah keatas pun ishida tidak mempercayai lagi arti persahabatan.



 




Di dalam kemurungannya itu ishida pun bertemu kembali dengan sosok nishimiya, si gadis tuna rungu yang pernah di bully olehnya.

 





Infonya Kyoto animation melakukan banyak perubahan antara manga garapan yoshitoki ooima ini agar selesai dalam one shoot anime. Untuk anime yang sudah ditunggu-tunggu saya merasa anime ini masih belum bisa mengalahkan gemparnya anime koe no katachi yang sempat menarik perhatian banyak pecinta anime. Anime ini pun sempat mendapat pro kontra akibat memakai kecacatan untuk mendongkrak penjualan cerita. Namun hingga saat ini anime koe no katachi sudah mendapat keuntungan 2,2 milyar yen di minggu kesebelas sejak terbitnya di jepang. omedetouu


Film ini mulai tayang 3 May 2017 di CGV Blitz

Brought to you By Moxie Notion


HC



Monday, 4 July 2016

Finding Dory (2016) - Trailer & Review




Sekuel sekaligus prequel dari Finding Nemo yang sudah berjarak 13 tahun. Tampaknya Disney Pixar mulai tergoda untuk mengangkat sosok penting di film sebelumnya sama seperti yang dilakukan oleh Madagascar dengan Penguin nya atau Despicable Me dengan Minions nya.  


Diawali dengan film pendek spesialis Disney Pixar yang berjudul Piper, berkisah tentang anak burung pantai yang takut sekali dengan arus air laut sampai dia dapat menemukan keberanian dalam dirinya.
Masi didubbing oleh Elen De Generes (Dory), Finding Dory berkisah tentang masa kecil Dory yang menderita Short Term Memory  Loss dimana dia tidak dapat mengingat kejadian yang bahkan baru terjadi semenit yang lalu dan terpisah dengan kedua orang tua nya sampai beranjak dewasa dan bertemu dengan Marlin (Albert Brooks) di scene awal Finding Nemo. Lalu Dory meminta bantuan Marlin dan anaknya Nemo untuk menemukan kembali kedua orang tua Dory.






Formula nya hampir sama dengan Finding Nemo, dimana mereka harus menemukan satu dengan yang lain nya dengan segala keterbatasan mereka. Perbedaan nya adalah scope pencarian mereka yang tidak terlalu luas dibandingkan dengan Finding  Nemo. Kualitas animasi yang sangat prima dan merupakan yang terdepan di antara rumah produksi animasi lain nya masih menjadi kekuatan Disney Pixar disini dan sudah pasti mengandung pesan moral yang kental seperti dimana ada kekurangan disana ada kelebihan yang tidak terlihat oleh kita ataupun jangan mudah menyerah dengan quote khas Dory “Just Keep Swimming”. Serta yang terakhir tambahan karakter yang menonjol seperti Gurita  Hank yang membawa ciri khas Disney yaitu : Satu tangan terpotong sama seperti di serial Star Wars, Toy Story bahkan Zootopia ada gimmicknya. Serta karakter pendukung lain yang sangat mengocok perut anda seperti paus yang mempunyai mata minus bernama Jenny (Diane Keaton) atau Bailey (Ty Burell) yang melatih kemampuan sonar nya.



 

 
Banyak sekali line Up Animasi berkualitas tahun ini, Bahkan Disney sekalipun baik dengan Pixar maupun diproduksi sendiri, Nominasi Oscar akan sangat ketat, namun saya masih menjagokan Zootopia dengan kualitas cerita yang sedikit di atas Finding Dory.

Selamat Berlibur
4/5
-MAL-

Tuesday, 5 January 2016

Alvin and The Chipmunks : The Road Chip (2015)



Alvin and The  Chipmunks : The Road Chip (2015)





Ya serial ke- 4 dari Alvin and The Chipmunks kembali menyapa kita. Dengan embel-embel judul The Road Chip akan membawa kita ke perjalanan seru ala Alvin (Justin Long) yang suka menjadi biang masalah dengan saudara chipmunk nya Simon si Pintar (Matthew Gray Gubler) dan Theodore (Jesse McCartney) si tambun namun menggemaskan.

Berkisah tentang majikan sekaligus manager sekaligus orang tua angkat Alvin , Dave mulai memikirkan untuk segera mencari tambatan hati maka Alvin dikenalkan oleh Samantha (Kimberly  Williams-Paisley).



Awal mula  Alvin masih menerima keberadaan Samantha, namun anak kandung Samantha, Miles (Josh Green) yang sangat kasar dan tidak bersahabat sehingga membuat Alvin, Simon,  Theodore berusaha menghalangi hubungan  Dave dan Samantha. Miles pun tidak mau jika ia dan Alvin menjadi satu keluarga dan membuat mereka semua bersatu menggagalkan hubungan kedua orang tua mereka dengan melakukan perjalanan bersama-sama menyusul kedua orang tua mereka. Namun perjalanan tersebut tidak berjalan mulus ketika Agent Suggs (Tony Hale) seorang Air Marshall berusaha menangkap mereka dikarenakan kekacauan yang mereka buat.

Film Alvin and The Chipmunks selalu dapat menghadirkan atmosfer ceria setiap kali kita menonton nya apalagi diselingi oleh music-music yang dicover dan cameo dari beberapa artis sebut saja Redfoo. Tapi cerita yang itu-itu saja dan karakter pendukung yang pas-pas an akan membuat kita sedikit bosan menonton nya.


6/10


-MAL-

BOYCHOIR (2014)



BOYCHOIR (2014)







Masih ingat Whiplash?

Ini dia film Whiplash  versi paduan suara.
Boychoir walaupun sudah dirilis dari 2014 namun baru masuk ke Indonesia akhir tahun 2015 dan yang membuat saya tertarik menonton film ini adalah kembalinya Dustin Hoffman sang pemenang Oscar 2x (Kramer vs Kramer dan Rain Man) dan juga dibintangi oleh salah satu punggawa Glee,  Kevin McHale serta dibawah kendali sineas pemenang  Oscar, Francois Girard (The Red Violin)



Boychoir berkisah tentang seorang anak kecil dengan bakat music luar biasa bernama Stet (Garrett Wareing) yang hidup dengan Single Mother berusaha menjalani hidup tanpa bapak yang membawa prilaku dirinya yang ugal-ugalan. Namun Kepala Sekolah Stet, Ms. Steel  mengenalkan Stet dengan Master Carvelle (Dustin Hoffman) sang maestro dan guru di sekolah khusus paduan suara nasional anak-anak paling bergengsi di Dunia. Stet pun bergabung dengan sekolah tersebut dan harus menjalani persaingan ketat dan tidak sehat di dalam sekolah tersebut ditambah lagi oleh kerasnya ajaran dari sang Master Carvelle.




Meskipun Tidak seintens  hubungan antara guru dan murid di  Whiplash namun kita akan mendapat insight bagaimana ketatnya hidup anak di sebuah sekolah paduan suara, Kita juga disuguhi oleh alunan music klasik yang sangat pas ditonton pada saat natal.

8/10

-MAL-

CREED (2015)



CREED (2015)




Setelah babak belur di Fantastic Four, sang human torch (Michael  B. Jordan) berusaha bangkit di film terbaru nya “Creed” dan kembalinya sang Italian Stallion Rocky  Balboa (Slyvester Stallone)

Creed berkisah tentang seorang anak kecil bernama Adonis Johnson yang diketahui merupakan anak biologis dari mantan juara dunia  Apollo Creed yang sedang tumbuh dewasa dengan karier yang luar biasa di perusahaan keuangan. Namun Adonis merasa bahwa Tinju merupakan jati dirinya dan merupakan panggilan yang sama seperti bapaknya.






Ia pun segera mencari rival sang ayah Rocky Balboa yang tentu saja sudah lama tidak berurusan dengan tinju meninju. Tetapi Adonis tidak patah semangat sampai akhirnya Rocky setuju melatih Adonis.  Di waktu yang sama Ricky Conlan (Tony Bellew) seorang juara dunia yang mempunyai banyak kasus di dalam maupun di luar ring berusaha  menaikan kembali pamornya di arena tinju, Bersama sang manager yang berhasil menemukan fakta dimana Adonis merupakan seorang Creed. Pertandingan kedua petinju tak terelakan lagi dengan persiapan yang minim, Adonis dan Rocky berusaha untuk dapat mengalahkan Ricky  Conlan dengan tekad lepas dari baying-bayang sang ayah.

Pertandingan tinju yang disuguhkan sangat indah dan detail serta diikuti dengan alunan soundtrack khas rocky dan diremix dengan rap dan R&B yang membawa film ini sangat layak ditonton. Terlepas dengan fakta dimana Adonis yang seorang petinju professional pemula dengan beberapa pertandingan dihadapkan dengan juara tinju sedikit memaksakan. Sly Stallone tetap menjaga kualitas acting lengkap dengan aksen italia nya dan semua gimmick tentang rocky.  Creed mampu meraih nominasi di Golden Globe dan mendapatkan kesempatan untuk memenangi nya.

8/10

-MAL-

Sunday, 20 December 2015

REVIEW - STAR WARS : THE FORCE AWAKENS (2015)




Film paling ditunggu-tunggu tahun ini datang juga.
Ya,  Installment ke-7 dari saga Star Wars yang diberi judul Star Wars : The  Force Awakens (TFA) sudah ada di bioskop Bumi.
Mengapa sangat kita tunggu-tunggu, khususnya saya. 

Yang pertama Film ini akan menjawab kelanjutan dari tokoh-tokoh ikonik dari Episode sebelumnya, sebut saja Han Solo (Harrison Ford) ,Chewbacca (Peter Mahyew), Luke Skywalker (Mark Hamill), Princess Leia (Carrie  Fisher), C3PO (Anthony Daniels).  Belum lagi rekor mencengangkan sebagai trailer film paling banyak ditonton di Youtube sampai Penjualan  Pre-Sale yang lagi-lagi memecahkan rekor. Dan sampai Saya mengetik review ini film ini sudah balik modal dan memiliki profit sebesar 50 juta Dollar US lebih.





Tidak sampai disitu, Kita sebagai penduduk Indonesia sudah tentu menunggu sepak terjang trio The Raid yang ikut serta di Film ini (Iko Uwais,  Yayan Ruhian, Cecep).
Satu pertanyaan besar bagi generasi baru penonton yang baru mengenal Star Wars, apakah saya harus menonton semua 6 film terdahulu? Jawaban saya adalah  Iya tapi tidak harus.  JJ Abrams sebagai sutradara menurut saya berhasil melakukan pekerjaan nya yang sangat berat tersebut dengan sukses. Sukses sekali.


Beralih ke cerita. TFA menggunakan setting waktu 30 tahun setelah Episode  VII : The Return Of Jedi. Dimana Empire sudah sudah runtuh dan digantikan dengan The First  Oorder yang berhasil bangkit dari reruntuhan yang ditinggalkan Darth Vader. Dibuka dengan Setting Poe (Oscar Isaac) yang merupakan pilot andalan The Resistance (dahulu disebut The  Rebels) sedang menjalankan misi yang teramat penting bersama droid kesayangan nya BB-8 dalam mencari dan menemukan Luke Skywalker untuk mengembalikan keseimbangan Force di seluruh Galaksi. Namun tidak disangka Kemunculan pemimpin baru Kylo  Ren (Adam  Driver) dan general Hux (Domhnal Gleeson) dengan bimbingan Supreme Leader Snoke (Andy  Serkis) berusaha mendahului rencana The Resistance yang sekarang dalam pimpinan General  Leia (Ya General not Princess anymore).



Kemunculan tokoh baru seperti Rey (Daisy Ridley) , Finn (John Boyega) dan  Poe  Dameron (Oscar Isaac) mengingatkan kita akan trio dari The New Hope dengan karakteristik yang lagi-lagi sangat mirip tentu saja JJ  Abrams tahu betul dia tidak boleh latah dalam mengembangkan trilogy baru nya tersebut. Tampaknya berhasil dilakukan.
Music Scoring? Sangat membawa kita bernostalgia balik ke masa kecil kita dari awal film sampai akhir film membuat saya merinding. Ditambah lagi efek suara pada saat  Hyperspace Jump serta tampilan pada layar yang membuat saya loncat kegirangan seperti anak kecil dan Force yang sekarang ikut kerasa sampai ke dalam otak saya seakan-akan memanggil kita menjadi The Dark  Side.



Pengenalan karakter yang sangat baik dan sesuai porsi baik yang baik maupun yang jahat, jembatan film terdahulu sampai sekarang tersambung apik, sampai efek kejutan yang menurut saya sangat sangat sangat membuat saya terus memikirkan nya sampai keluar bioskop.
Kekurangan film ini adalah terlalu banyak flash back ke film selanjutnya (saya maklum), kemunculan Supreme Leader yang menurut saya terlalu premature, twist sudah dieksekusi di tengah film, walaupun masih ada twist lain nya di akhir film serta  masih banyak pertanyaan yang dapat dijawab dalam satu film. Give me sequel right now! J

Star Wars : The Force Awakens akan diikuti oleh Film Rogue one (2016), Episode VIII (2017), Han Solo Anthology (2018), Episode IX (2019). Setatun sekali ada film Star Wars.

May The Force be with you
9/10
-MAL-


Wednesday, 21 October 2015

ASSASSINATION CLASSROOM (2015)


Maraknya Film yang diangkat dari komik dan Anime makin menjamur di dunia perfilman Jepang. Momentum ini digunakan betul bagi Assassination Classroom sebuah komik “nyeleneh” untuk naik kelas menjadi Film Live Action.






Preview film ini dapat dilihat di artikel ini :

Preview : ASSASSINATION CLASSROOM (2015)
Preview : ASSASSINATION CLASSROOM (2015)

Film ini disguhi banyak adegan action yang absurd dan di luar akal sehat serta dapat mengocok perut penonton. Di luar unsur komedi yang ditonjolkan terdapat juga unsur drama persahabatan, percintaan serta rasa sayang murid ke guru dan sebaliknya. Namun plot yang kurang begitu dalam untuk dieksplore mengakibatkan penonton yang tidak membaca komik nya dapat kekurangan informasi atau bahkan tidak dapat mengikuti alur cerita selama film berlangsung.

3/5

-MAL-

Tuesday, 6 October 2015

THE PIPER (2015)





Film Korea semakin beragam dari segi adaptasi cerita, baru-baru ini saya tertarik untuk menonton film yang menurut saya film korea yang merupakan hasil adaptasi dari dongeng anak-anak “ The Piper” dimana dalam dongeng tersebut ada seorang peniup seruling yang berhasil menarik dan mengajak tikus mengikuti dia hanya dengan alunan seruling nya. Nah di film ini Sonnim mengambil pendekatan ‘gelap’ dalam ceritanya seperti mengikuti formula Hollywood dimana adaptasi dongen dengan sedikit gelap dan serius sebut saja Maleficent dan Cinderella.













Berkisah tentang ayah (Ryoo Seung-Ryong) dan anak (Goo Seung-Hyun) yang hidup semasa setelah berakhirnya perang Korea. Sang Ayah yang merupakan musisi seruling ingin mengantarkan anaknya yang sedang sakit keras pergi Seoul untuk berobat disana. Sampai akhirnya mereka melintasi sebuah desa terpencil di dalam hutan yang sedang ditimpa wabah tikus yang sudah mulai mengganggu ketenangan desa tersebut sampai tikus bisa memakan telinga anak kecil. Tergerak hatinya untuk menolong desa tersebut, sang ayah menawarkan bantuan nya dan berhasil mengusir tikus dari desa. Tapi bukan untung malah buntung yang diterima, kepala desa melanggar janjinya untuk menolong ayah dan anak tersebut bahkan menuduh sang ayah berbuat curang dan merupakan seorang mata-mata perang dan akhirnya sang anak pun meninggal. Sang ayah pun menuntut balas akan semua perbuatan kepala desa dan warga desa yang sudah berbuat kejam pada dirinya dan anaknya.



Sebenarnya dari segi cerita cukup menarik diangkat menjadi sebuah film adaptasi, namun sangat disayangkan pendalaman dan pengenalan karakter hanya focus kepada sang ayah dan anak, seisi desa hanya diceritakan samar-samar dan sangat rancu dalam menampilkan flash back dan terkesan tidak smooth dalam perpindahan plot. Performance dari Ryoo Seung-Ryon sudah cukup prima namun lagi-lagi tidak didukung oleh jajaran cast yang lain.

3/5
-MAL-

LITTLE BIG MASTER (2015)





Masih ingat Film Laskar Pelangi adaptasi novel Andrea
Hirata? Film yang mengisahkan perjuangan anak-anak belitong dalam sekolah serta
guru yang tahan banting dalam mengajar mereka. Nah kali ini ada Film Hongkong
yang bahkan  Variety mengakui premisnya
mirip dengan film Laskar Pelangi (jelas tertera di poster film) walaupun film
ini mengangkat dari kisah nyata di sebuah sekolah kanak-kanak di Hongkong.  Dan film ini menempati peringkat pertama di
Box Office Hongkong di tahun 2015.



Alkisah Sang  Guru
(Miriam Chin Wah Yeung) yang sudah lama sekali menjalani pengabdian nya menjadi
swasta top di Hongkong  selama berpuluh
tahun memutuskan mengundurkan diri dari guru sekolah swasta tersebut
dikarenakan sudah tidak sejalan dengan visi sekolah tersebut yang memaksakan
anak kecil sesuai keinginan keluarga yang super kaya. Sang  Guru dan suami (Louis Koo) seorang arsitek di
museum memutuskan untuk berkeliling dunia dan berusaha mengobati penyakit tumor
yang diidapnya. Namun di suatu hari sang guru menonton berita dimana sebuah
sekolah kanak-kanak yang hanya berisi 5 siswi terancam ditutup dan tidak ada
guru yang mengajar di sekolah tersebut dengan imbalan yang nilai nya sangat
kecil. Lalu tekad sang guru segera diwujudkan untuk mepertahankan sekolah
tersebut. Bersama cerita dari kelima siswi nya: Lo Ka-Ka (Fu Shun-ying) yang
memiliki orang tua cacat dan sering rebut dengan istrinya, Mei-Chu (Keira Wang)
yang hidup sebatang kara dengan bibi nya, Ho Siu-suet (Winnie Ho) tinggal
bersama bapak nya yang sudah tua renta dan anak kembar Kitty Fathima(Zaha
Fathima) dan  Jennie Fathima (Khan Nayab)dimana
kedua orang tua nya memiliki masalah keuangan. Berhasil kah sang guru menyelamatkan
sekolah tersebut?










Meskipun ada beberapa kemiripan dengan Laskar Pelangi namun
dimensi berbeda segera akan anda rasakan dalam menonton film ini dan siapkan
tissue karena film ini akan menyentil hati kecil anda yang melankolis itu.

5/5
-MAL-

Labels

2 guns (1) 2014 (6) 2015 (11) 3D (2) 50 Cent (1) Aaron Eckhart (1) Aaron Taylor-Johnson (1) Abnegation (1) Academy Awards (1) Adam Driver (1) Adam Sandler (1) Airplane (1) Albert Brooks (1) Alec Baldwin (1) Alex Abbad (1) Alfonso Cuarón (1) Alice Braga (1) Alicia Vikander (1) Alvin (1) Alvin and The Chipmunks (1) amanda seyfried (1) Amazing Spiderman (1) Amity (1) Andrew Garfield (2) Andy Serkis (1) Andy On (1) Andy Serkis (1) Animation (3) Anime (5) Anthony Daniels (1) Apollo Creed (1) Arie Keriting (1) Arifin Putra (1) Armie Hammer (2) Arnold Schwarzenegger (1) Attack On Titans (1) azis ansari (1) Babi Liar (2) Bad Robot (1) Bai Baihe (1) Baltasar Komakur (1) bella (1) Ben Affleck (1) benedict cumberbatch (1) beyonce (1) Bill Murray (1) Black Widow (1) Blue Sky Studio (1) BOYCHOIR (1) Brad Pitt (1) bradley cooper (2) Brandon Salim (1) Bryan Cranston. (1) Bucky Banners (1) CAGE DIVE (1) Candor (1) Captain America (1) Cara Delevigne (1) Carrie Fisher (1) cartoon (1) Cecep (1) CGV Blitz (1) Channing Tatum (1) Charlie Day (1) Charlie Hunnam (1) CHICCO JERIKHO (1) China (2) Chris Evans (1) Chris Hemsworth (1) chris pine (1) Chris Pratt (2) Chris Rock (1) Christina Applegate (1) christoph waltz (1) Christopher Nolan (1) CIA (1) Cinemaxx (1) ck Harris (1) colin farrel (1) Collin Chou (1) Contraband (1) Creed (1) CS (1) DA (1) Daisy Ridley (1) Dane DeHaan (1) Dauntless (1) DAVE BAUTISTA (1) Dave Franco (1) David S Goyer (1) David Spade (1) DC Comics (1) Debbie Griswold (1) Deng Chao (1) Denzel Washington (1) Dewi Perssik (1) Disney (3) Divergent (1) Dong-il Song (1) Donnie Yen (1) Doraemon (1) dory (1) drama (2) Dreamworks (1) Dustin Hoffman (1) Dwayne Johnson (2) Ed Harris (2) ed helms (2) Ed Warren (1) Edward Norton (1) EH (22) Eiichiro Hasumi (2) EJ (1) Elen De Generes (1) Elizabeth Debicki (1) Elysium (1) Emily Watson (1) Emma Stone (2) Eric Bana (1) Eric Tsang (1) Ernest Prakasa (1) Erudite (1) EVEREST (1) Falcon (1) fast and furious (1) Fatal frame (1) Ferry Salim (1) Fico (1) Film (96) Forest Whitaker (1) Francois Girard (1) Frank Vincent (1) Frank Sivero (1) Fu Shun-ying (1) Fujiko F Fujio (1) Gang Ye-Won (1) Gareth Edwards (1) Garrett Wareing (1) Gary Oldman (1) Geisha (1) Gemma Arterton (1) George Clooney (1) ghost (1) Giant (1) Glee (1) Godzilla (1) Golden Fleece (1) Golden Globe (1) Goo Seung-Hyun (1) Google (1) Gore Verbinski (1) Gotye (1) GPM (2) Greek Myth (1) Griswold (1) Guillermo del Toro (1) Gung-Min Nam (1) Guy Ritchie (1) Gwen Stacy (1) Hal Yamanouchi (1) Han Chae-Ah (1) hangover (1) Hank Azaria (1) Hans Zimmer (1) Harrison Ford (2) Harry Osborn (1) HC (1) Henry cavill (2) Hidden Ending (2) Hiroyuki Sanada (1) Hollywood (1) Hong Kong (1) Horror (4) Hugh Jackman (2) Idris Elba (1) Ihsan Tarore (1) Iko Uwais (2) Ilumination Studio (1) Indonesia (11) Indro (1) Insidious (1) Isfansyah (1) Isla Fisher (1) Italian (1) Jackie Chan (1) Jaden Smith (1) Jaeger (1) Jake Gyllenhaal (3) James Badge Dale (1) James Franco (1) James Mangold (1) James Wan (2) Jamie Foxx (3) Jang Dong Goon (1) Japan (6) Jason Bateman (2) Jason Clark (1) Jason Statham (1) Jean Grey (1) JEFF DANIELS (1) Jeremy Renner (1) Jerry Bruckheimer (1) Jesse Eisenberg (1) Jesse McCartney (1) JF (4) Jhony Depp (1) Jiao Xu (1) JIM CARREY (1) Jing Boran (1) Jing Tian (1) jj abrams (1) Joaquin Phoenix (1) Jodie Foster (1) Joe Pesci (1) joe taslim (1) Joey King (1) John Boyega (1) John Cusack (1) John Favreu (1) John Goodman (1) John Green (1) john hawkes (1) John Leguiza (1) John Travolta (1) Johnny Depp (1) Jonah Hilll (1) Josh Brolin (1) Josh Green (1) Julie Estelle (1) Juliette Binoche (1) justin lin (1) Justin Long (1) Justin Timberlake (1) JYS (1) Kaiju (1) Kang Ji-Young (2) Kanna Hashimoto (2) KARA (1) Kate Winslet (1) Katy Perry (1) Kazunari Ninomiya (2) KDA (1) Keira Knightley (1) Keira Wang (1) ken jeong (1) Ken Watanabe (1) Kenshin Himura (1) Kevin Anggara (1) Kevin Costner (1) Kevin James (1) Kevin McHale (1) KGB (1) Khan Nayab (1) Kimberly Williams-Paisley (1) Kimbra (1) Korea (5) Koro Sensei (1) Lala Karmela (1) Laskar pelangi (1) Legendary Film (2) LEGO (1) Leonardo DiCaprio (1) Liam Neeson (2) Lily Collins (1) Linus (1) Liu Yi Fei (1) Logan Lerman (1) Lone Ranger (1) Lorraine Bracco (1) Lorraine Warren (1) Louis Koo (1) Louis Letterrier (1) Lupus (1) MAFIA (1) Maika Yamamoto (2) MAL (58) Manga (4) Marc Webb (1) Mario Maurer (1) Mark Hamill (1) Mark Ruffalo (1) Mark Wahlberg (1) marlin (1) Martin Scorsese (1) Marvel (1) Mary Jane (1) Masaki Suda (2) Matt Damon (1) Matthew Gray Gubler (1) Max Brooks (1) mega (1) Melissa Leo (1) Michael B. Jordan (1) Michael Fassbender (1) Michael Keaton (1) Michael Shannon (1) Michele Monaghan (1) michele rodriguez (1) Miku Uehara (2) MILES TELLER (1) Minions (1) Mio Yuki (2) Miriam Chin Wah Yeung (1) Momo (1) Monster Inc (1) Morgan Oey (1) Morgan Freeman (2) Movie (11) Movie Review (24) Moxie Notion (4) moxienotion (1) Music (3) MW (3) mystery (1) NA (3) Nat Wolf (1) Natasha Romanoff (1) Neil Burger (1) Neil Patrick Harris (1) Neill Blomkamp (1) nemo (1) Nicolas Cage (1) Noah (1) Nobita (1) Nonstop (1) Norman Reedus (1) Novel (1) Oka Antara (1) One Direction (1) Orto Ignatiussen (1) Oscar (2) Oscar Isaac (1) Owen Wilson (1) Paper Towns (1) Paramount (2) Patrick Wilson (2) Paul Greengrass (1) Paul Sorvino (1) paul walker (1) Peanuts (1) Peppermint Patty (1) Percy Jackson (1) Peter Mahyew (1) Peter Parker (1) Peterpan (1) Pig Pen (1) pitbull (1) Pixar (3) Poster (100) Premiere (1) Preview (2) Rachel McAdams (1) Raja Gosnell (1) Ray Liotta (1) Rebecca Ferguson (1) Redfoo (1) Review (96) Rick Riordan (1) Ricky Harun (1) Riddick (1) Rila Fukushima (1) Rinko Kikuchi (1) Rise of Electro (1) Rizky Balck (1) Robert De Niro (1) Robert Downey Jr (3) Rocky Balboa (1) Roland Emerich (1) Ron Perlman (1) Ronald Cheng (2) Roy Marten (1) Rurouni Kenshin (1) Russel Crowe (1) Ruth Wilson (1) Ryan Gosling (1) Ryoo Seung-Ryong (1) Ryosuke Yamada (2) Sally (1) Sam Worthington (1) Samuel L Jackson (1) Samurai X (1) Sandra Bullock (1) Sandra Ng (1) Saw (1) Scarlett Johansson (1) Schroeder (1) Schulz (1) SDG (1) Seika Taketomi (2) Seishiro Kato (2) Shailene Woodley (1) Shizuka (1) Short Film (3) Simon (1) SInopsis (4) Skyler Gisondo (1) Slyvester Stallone (1) Snoopy (1) Sofia Vergara (1) Sony (1) SOUTHPAW (1) Spiderman (1) Stand Up Comedy (2) star trek (1) Star Wars (1) Steele Stebbins (1) Steve Austin (1) Steve Carell (1) steven tyler (1) Summit (1) Suneo (1) Superman (2) Svetlana Khodchenkova (1) Sylvester Stallone (1) Takeru Satô (2) Tao Okamoto (1) Thailand (2) The Deep (1) The Perrons (1) The Raid 2: Berandal (1) The Red Violin (1) The Smurfs (1) The Warrens (1) Theo James (1) Theodore (1) Thriller (2) TIM MATINDAS (1) TIo Pakusadewo (1) tokyo drift (1) Tom Cruise (3) Tom Hanks (1) Tom Wilkinson (1) Tony Bellew (1) Tony Hale (1) Trailer (103) trekkie (1) Ty Burell (1) Universal (1) Vacation (1) Vanesa Hudgens (1) Vera Farmiga (1) Video Clip (3) vin diesel (3) Vince Vaughn (1) Ving Rhames (1) Viola Davis (1) Wagner Moura (1) Warner Bros (4) Will Ferrell (1) Will Smith (1) William Fichtner (1) Winnie Ho (1) WInter of Soldier (1) WM (1) Woodstock (1) Woody Harrelson (1) World War Z (1) X-Men (1) Yakuza (1) Yayan Ruhian (1) Zach Galifianakis (1) zachary quinto (1) Zaha Fathima (1) Zhi Gang Yang (1) Zoe Saldana (1) Zombie (1)

Entri Populer